Haloo semua kembali lagi dengan saya, hari ini saya akan membahas materi tentang manusia dan afektivitasnya, kebebasan manusia serta tambahan materi yaitu inteligensi. yukkkkk..
BADAN dan AFEKTIVITASNYA
Yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya adalah afektivitasnya. Afektivitas mendorong orang untuk mencintai, mengabdi dan menjadi kreatif.
Hidup afektif atau afektivitasnya adalah seluruh perbuatan afektif yang dilakukan subyek sehingga subyek ditarik oleh obyek atau sebaliknya.
KEBEBASAN
Jiwa dan Kebebasan
Eksistensi jiwa dalam tubuh memampukan manusia untuk menghadirkan diri secara total didunia dan memungkinkan manusia menentukan perbuatannya.
Dalam fungsi menentukan perbuatan, jiwa berhubungan dengan kehendak bebas, karna jiwalah manusia menjadi makhluk bebas. kebebasan itu mendasar bagi manusia dan merupakan penting humanisme.
PENGERTIAN KEBEBASAN
Pengertian umum/kebebasan negatif/tidak ada hambatan. tapi ini bukan kebebasan eksistensial.
Pengertian kebebasan eksistensial :
-Penyempurnaan diri
-Kesanggupan memilih dan memutuskan
-Kemampuan mengungkapkan berbagai dimensi kemanusiaan
JENIS KEBEBASAN
Kebebasan Horizontal : berkaitan dengan kesenangan dan kesukaan, bersifat spontan.
Kebebasan Eksistensial : kebebasan positif, lambang martabat manusia dan kebebasan sosial.
INTELIGENSI
Pengetahuan kita adalah sekaligus inderawi dan intelektif. dikatakan inderawi lahir melalui pengelihatan, pendengaran, penciuman, peraba dan perasaan.
Selasa, 07 Oktober 2014
FILSAFAT MANUSIA
Haiiii semua hari ini saya ingin membahas tentang Badan dan Jiwa
FILSAFAT MANUSIA : BADAN dan JIWA
Apasi pengertian badan dan jiwa?
Badan dan jiwa adalah satu kesatuan yang membentuk pribadi manusia.
MONISME
Aliran yang menolak pandangan bahwa badan dan jiwa merupakan dua unsur yang terpisah. badan dan jiwa adalah 1 substansi.
Bentuk aliran monisme yaitu :
Materialisme : menempatkan materi sebagai dasar bagi segala hal.
Teori Identitas : menekankan hal berbeda dari materialisme, tapi mengakui aktivitas mental manusia.
Dualisme : ada hal yang tidak dapat diterangkan semata berdasarkan materi, seperti pengalaman, nilai dan makna.
DUALISME
Badan dan jiwa adalah dua elemen yang berbeda dan terpisah.
Ada 4 cabang dualisme, yaitu :
Interaksionisme : fokus pada hubungan timbal balik antara badan dan jiwa.
Okkasionalisme : memasukkan dimensi ilahi dalam membicarakan hubungan badan dan jiwa.
Paralelisme : sistem kejadian ragawi terdapat dialam, sedangkan sistem kejadian kejiwaan ada pada jiwa manusia.
Epifenomenalisme : Melihat hubungan jiwa dan badan dari fungsi saraf.
sumber : rangkuman materi yang dibawakan oleh dosen pengajar Universitas Tarumanagara
FALLACIA
Haiiiiii semuaa maaf ya baru ngpost lagiii, sekarang saya mau menjelaskan tentang fallacia, yukkkk...
PENGERTIAN FALLACIA
Fallacia adalah kesalahan pemikiran dalam logika, bukan kesalahan fakta, tapi kesalahan atas kesimpulan karena penalaran yang tidak sehat
KLASIFIKASI :
Kesesatan formal : Pelanggaran terhadap kaidah logika.
Kesesatan Informal : Menyangkut kesesatan dalam bahasa.
Amfiboli : Sesat karena struktur kalimat bercabang.
Kesesatan Aksen/Prosodi : Sesat karena penekanan yang salah dalam pembicaraan.
Kesesatan Bentuk Pembicaraan : Sesat karena orang menyimpulkan kesamaan kontruksi juga berlaku bagi yang lain.
Kesesatan Aksiden : Yang aksidental dikacaukan dengan hal yang hakiki.
Kesesatan karena alasan yang salah : Konklusi ditarik dari premis yang tak relevan.
KESESATAN PRESUMSI
-Generalalisasi tergesa-gesa
-Non sequitur (belum tentu)
-Analogi Palsu
-Penalaran melingkar (petitio principii)
-Deduksi cacat
-Pikiran simplistis
MENGHINDARI PERSOALAN
-Argumentum ad hominem
-Argumentum ad populum
-Argumentum ad misericordiam
-Argumentum ad baculum
-Argumentum ad auctoritatem
-Argumentum ad ignorantiam
-Argumentum untuk keuntungan seseorang
-Non causa pro causa
KESESATAN RETORIS
-Eufemisme/disfemisme
-Penjelasan retorik
-Stereotipe
-Innuendo
-Loading question
-Weaseler
-Downplay
-Lelucon/sindiran
-Hiperbola
-Pengandaian bukti
-Dilema semu
sekiannnnnn, tunggu postingan selanjutnya okey :)
Langganan:
Komentar (Atom)